FEBRIANSYAH ISKANDAR
Tuhan DI HARI ini HARI pertama ramadhan-Mu
Kulihat masjid indahmu mendadak penuh.
Benar aku serius.....mungkin kau melihatnya juga
Tuhan DI HARI ini HARI pertama ramadhan-Mu
Kulihat pengedar dan pemakai sujud
benar, aku tak berpura-PURA
mungkin kau melihatnya juga tadi
TUHAN BEGITU SAJA LAPORANKU HARI INI
SALAM DAN TERIMA KASIH UNSTUK SEMUA BERKAHMU PADAKU
terima kasih untuk cinta kasih, liku perjalanan tak pasti
tuhan laporan terakhirku......
banyak orang berpura-pura baik hari ini
di ramadhan pertama-Mu untuk berkah kami
dedikasikan untuk senior-ku di IKJ yang mendadak sholat di ramadhan ini.........
Rabu, 19 September 2007
Semalam Ibu Berteriak
febriansyah iskandar
Semalam pulang malam
salahku tapi....
bukan sepenuhnya salahku
kemarin pulang malam
Ibu Berteriak
salahku?
tidak bukan salahku
kampusku?
bukan
Ibu aku pulang karena aku belajar
bukan tiduran berguling indah di halaman TIM
FOR MY MOM, ....i love u mom
Semalam pulang malam
salahku tapi....
bukan sepenuhnya salahku
kemarin pulang malam
Ibu Berteriak
salahku?
tidak bukan salahku
kampusku?
bukan
Ibu aku pulang karena aku belajar
bukan tiduran berguling indah di halaman TIM
FOR MY MOM, ....i love u mom
Sabtu, 08 September 2007
Duduk Lalu Pulang
febriansyah iskandar
sabtu ini datang terburu-buru
berlari melewati batas
batas antara ruang nyata dan waktu semu
kami datang dari jauh
hanya untuk duduk dan pulang
di pelajaran Agama
sabtu kemarin
sabtu ini datang terburu-buru
berlari melewati batas
batas antara ruang nyata dan waktu semu
kami datang dari jauh
hanya untuk duduk dan pulang
di pelajaran Agama
sabtu kemarin
Kelas Pancasila Yang Membosankan
febriansyah iskandar
Aku mengangkat tangan......................
Yah silahkan.....
tunjuk dosenku
Pak saya mau bertanya kapan pelajaran ini selesai..???
Aku mengangkat tangan......................
Yah silahkan.....
tunjuk dosenku
Pak saya mau bertanya kapan pelajaran ini selesai..???
Minggu, 02 September 2007
MERETAS NYAWA DI PROSTITUSI
febriansyah iskandar
besok fajar datang lagi
mama bangun dong....................................
masak nasi goreng
di atas wajan dengan pantat hitam
subuh jalankan saja dulu
kan kau bilang tuhan nomor satu
besok fajar datang
mama bangunlah
besok sore menjelang..................................
papa masih belum pulang
mama duduk termangu
bukan ditangga depan rumah
karena ini jaman edan
bukan siti nurbaya
besok sore menjelang..................................
papa masih belum pulang
kabar dari elang
media cetak menulis
SEORANG DIREKTUR MATI DI TEMPAT PROSTITUSI
mama diam
mama diam
hilangnya nyawa di prostitusi, meding hidup utuh dari pada mati di prostitusi
besok fajar datang lagi
mama bangun dong....................................
masak nasi goreng
di atas wajan dengan pantat hitam
subuh jalankan saja dulu
kan kau bilang tuhan nomor satu
besok fajar datang
mama bangunlah
besok sore menjelang..................................
papa masih belum pulang
mama duduk termangu
bukan ditangga depan rumah
karena ini jaman edan
bukan siti nurbaya
besok sore menjelang..................................
papa masih belum pulang
kabar dari elang
media cetak menulis
SEORANG DIREKTUR MATI DI TEMPAT PROSTITUSI
mama diam
mama diam
hilangnya nyawa di prostitusi, meding hidup utuh dari pada mati di prostitusi
Jumat, 24 Agustus 2007
MATI
febriansyah "omfeb" iskandar
diam
diam
diam
diam
diam
diam dan diam dan diam
diam
diam
kawan bangun kawan
diam
diam dan diam
teman bangunlah teman kita harus bangun
diam............................
diam............................
selamanya
terdedikasikan untuk sahabatku................selamat tinggal kawan
diam
diam
diam
diam
diam
diam dan diam dan diam
diam
diam
kawan bangun kawan
diam
diam dan diam
teman bangunlah teman kita harus bangun
diam............................
diam............................
selamanya
terdedikasikan untuk sahabatku................selamat tinggal kawan
sssttt.......Ayah Kapan Kita Merdeka
sssttt.....pada malam hari
telentang di atas paha ayah
sssttt.... ayah apa kita benar sudah merdeka?
jawab ayah
sssttt....perlahan
jawablah ayah
sssttt.....diamlah
sahut ayah beberapa detik
sssttt...
berkata pelan
ayah....bernarkan kita sudah merdeka
mengangguk
tapi, kenapa orang di bawah jembatan dan pinggir kali dan pantai
kedinginan, teriak kepanasan, melaju kencang tiap pagi hingga pagi kembali
sssttt.....diamlah
sahut ayah lagi
tapi, ayah?
kapan sebenarnya kita merdeka?
jawablah......
masih ada luka lama kita sudah merdeka
tapi belum merdeka
maksudmu ayah?
kapan sebenarnya kita merdeka
sssttt.....diamlah
begitu kata ayah
febriansyah "omfeb" iskandar.....
untuk negaraku yang tak sepenuhnya merasakan kemerdekaan,,,,dimana mata dan hati, bahkan semua pimpinan masih sibuk mencari-cari dimana nurani....
telentang di atas paha ayah
sssttt.... ayah apa kita benar sudah merdeka?
jawab ayah
sssttt....perlahan
jawablah ayah
sssttt.....diamlah
sahut ayah beberapa detik
sssttt...
berkata pelan
ayah....bernarkan kita sudah merdeka
mengangguk
tapi, kenapa orang di bawah jembatan dan pinggir kali dan pantai
kedinginan, teriak kepanasan, melaju kencang tiap pagi hingga pagi kembali
sssttt.....diamlah
sahut ayah lagi
tapi, ayah?
kapan sebenarnya kita merdeka?
jawablah......
masih ada luka lama kita sudah merdeka
tapi belum merdeka
maksudmu ayah?
kapan sebenarnya kita merdeka
sssttt.....diamlah
begitu kata ayah
febriansyah "omfeb" iskandar.....
untuk negaraku yang tak sepenuhnya merasakan kemerdekaan,,,,dimana mata dan hati, bahkan semua pimpinan masih sibuk mencari-cari dimana nurani....
Sabtu, 11 Agustus 2007
Pohon hijau Batang, Ranting, dan Daun Mahkotanya
febriansyah "Omfeb"
Ia masih seperti yang dulu
Terlihat kemarin pagi
Ia masih seperti yang dulu
Kulihat kemarin siang
Masih…….. Ia tetap seperti yang dulu
Terlihat lagi sore kemarin
Hujan terlalu lama untuk diturunkan
Matahari terlalu gahar untuk dimandikan
Alam melanglang, embun berganti deburan topan
Debu menggelora
Panas menyengat datang
Aahh….Ia masih seperti yang dulu
Terlihat pagi ini, mentari mercusuar dunia
Oh Tuhan….Ia masih seperti yang dulu
Kulihat lagi sore ini, menggalang sunyi menatap prahara
Akar, Batang………..
Ia masih seperti yang dulu
Tetap tangguh, menancap kokoh menusuk perut bumi
Batang, ranting………bermahkotakan Daun
Selalu, seperti dulu
Kulitnya coklat, merona menyerap mentari
Daunnya segar menghijaukan
Seperti yag aku lihat dulu, diperjalanan hidupku
Oh…Tuhan…..
Ia berbeda hari ini, meranggas, tanpa mahkota
Batang, Ranting…..
Tetap seperti yang dulu
Tapi tak coklat seperti pertama dulu
Legam, pekat….
Ia terbakar, ia telah mati, ia tercabik mahkotanyapun hilang
Tanpa daun
Tepat hari ini
Gelora mentari congkak telah membakarnya
Diatas kepala tersenyum
Mentari tersenyum gahar
Pohon itu…..
Batang itu…..
Ranting itu……
Mahkotanya……..hilang
Hutanku tak seperti yang dulu
Hari ini kulihat siang tadi
Diperjalanan hidupku
global warming....warning.....global warming.....warning
Memperingati Hari Pendidikan Nasional
HARGA GURU = HARGA TAMBAL BAN
OLEH : FEBRIANSYAH Iskandar
Guruku tulis surat
Tertanda untuk pimpinan
Terselip kata ragu, gundah
Guru-guru kami mengadu
Berharap suara mereka terdengar dalam rapat pemerintahan.
Busung menahan lapar, perih, duka menyelubung
Balasan ‘sabar’ lama tak terdengar
Kemanakah merpati pos terbang membawanya?
Bulan ini belum dapatkan apapun
Beberapa liter beras, menanggung busung setiap harinya
Itu sedekah
Kompensasi otonomi?
Itu hanya isapan pedih, berita basi yang terlontar perih
Menyakitkan relung, sekarang siapa yang peduli?
Guru-guru pemakan gaji tukang tambal ban
Makan sebulan, hanya dibayar untuk satu hari
Bercuap-cuap sebulan, menebar ilmu jutaan tahun.
Menahan tawa dalam pedih, mengukir generasi, menempuh ratusan kilo.
Mengenaskan, bahkan tukang tambal ban bergaya dengan motor.
Honor bulan sekarang?
Untuk bayar kontrakan, Bu!
Lalu besok mereka penebar jasa terlupakan, tak makan
Hari ini dapat uang?
Untuk bayar utang, Nak!
Lalu besok anak mereka calon pemerintah jujur masa depan dikeluarkan sekolah.
Ketika uang tak kunjung datang
Asongan…..
Tukang ojek…..
Tukang becak….
Tukang batu…..
Pemulung…..
Pencopet…..
Sangat mengenaskan, Pengedar……
Sial……..
Tapi mengapa guru-guruku harus mengalami itu semua…
Bahkan tiap malam selalu menjerit, mengadu pada Allah
Cuma mau Tanya.
Kenapa?
Bersenandung kidung lampau
Dunia gelap tanpa rona
Sebuah pengibaan Alam pendidikan
Merpati pos
Kau datang akhirnya
Balasan surat didapat
Masa guru 40 gulden pergaji jaman VOC sudah habis
Sekarang ” cukup ongkos jalan” dan….
“Tambal ban sepeda”
Dibawahnya tertulis
TERTANDA PEMERINTAHAN PUSAT
TERDEDIKASIKAN UNTUK GURUKU di SDN 18 MUARA ENIM PALEMBANG: Bu Yusniar dan Pak A. Munif
DAN
GURU HONOR LAINNYA YANG TINGGAL DI PINGGIR REL KERETA, GUBUK DIBELAKANG GEDUNG MEWAH, DIBAWAH JEMBATAN BESI DENGAN GAJI MENGENASKAN
Waria tahu cinta gak?
Febriansyah “OmFeb” Iskandar
Ibu cinta apa?
Bapak tau cinta gak?
Mama tau cinta?
Papa tau?
Bude, uwak
Bibi, tante
Om, paman
Dipinggir jalan…..
Mas……mas…….tau cinta?
Goblok gue betina, tolol……..
_Perjaka Journalist Freelance Warta Kota Muda—menanti fajar lebih mudah dibanding nunggu luka sunat sembuh..--__ www.goodreads.com/user/show/176980
ini puisi....
Film Indonesia
Febriansyah “OmFeb” Iskandar
Selamat datang di penghargaan Piala Citro
Nominasinya adalah………..
KuntilChild
Pocong 2
Casablanca Tunnel
Ghost orange purut
Kliwon Night Friday
Thirteen Floor
Dengan legenda SUZANNA
Next Rising Star Julie EsTeler, Nia Rambodan, Revalina S Campur, Benjamin Jorok
Maia EsMambo
Ooo….serammmm…………
_Perjaka Journalist Freelance Warta Kota Muda--mencintai wanita lebih dari kameraku tersayang_ www.goodreads.com/user/show/176980
Febriansyah “OmFeb” Iskandar
Selamat datang di penghargaan Piala Citro
Nominasinya adalah………..
KuntilChild
Pocong 2
Casablanca Tunnel
Ghost orange purut
Kliwon Night Friday
Thirteen Floor
Dengan legenda SUZANNA
Next Rising Star Julie EsTeler, Nia Rambodan, Revalina S Campur, Benjamin Jorok
Maia EsMambo
Ooo….serammmm…………
_Perjaka Journalist Freelance Warta Kota Muda--mencintai wanita lebih dari kameraku tersayang_ www.goodreads.com/user/show/176980
ANTOLOGI BungaMatahari
Febriansyah “OmFeb” Iskandar
Buku Edan
Pengen nulis
Tiap baca….. nulis
Baca nulis
Baca nulis
Baca lagi, nulis lagi
Eeeehh……..mau baca
Mau nulis juga
Huuuu….Antologi BungaMatahari
Jungkir balik Inspirasi
__Jeung Gratiagusti Chananya Rompas alias Anya makaseeehh bukunya—ini Inspirasi (-Perjaka Freelance Warta Kota Muda -) www.goodreads.com/user/show/176980
Febriansyah “OmFeb” Iskandar
Buku Edan
Pengen nulis
Tiap baca….. nulis
Baca nulis
Baca nulis
Baca lagi, nulis lagi
Eeeehh……..mau baca
Mau nulis juga
Huuuu….Antologi BungaMatahari
Jungkir balik Inspirasi
__Jeung Gratiagusti Chananya Rompas alias Anya makaseeehh bukunya—ini Inspirasi (-Perjaka Freelance Warta Kota Muda -) www.goodreads.com/user/show/176980
Langganan:
Postingan (Atom)
